IBX585154878C21F

Tuesday, January 10, 2017

Mobil Diesel Berbahaya Bagi Lingkungan

mobil diesel

Mobil diesel ternyata lebih berbahaya dari pada truk dan bus, seperti yang lanchip.net kutip dari liputan6 berikut.
Sebuah data statistik International Council on Clean Transportation (ICCT) menyebutkan, mobil-mobil kecil bermesin Diesel ternyata 10 kali lebih berbahaya dibandingkan jenis kendaraan besar seperti truk maupun bus.

Dilansir The Sun, Senin, (9/1/2017), kendaraan truk dan bus yang telah dilakukan uji coba ternyata menghasilkan 210 miligram nitro oksida (NOx) per kilometer. Sedangkan angka ini setengahnya dari mobil-mobil kecil bermesin diesel.

NOx sendiri merupakan gas nitrogen yang terdapat di atmosfir yang terdiri dari nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2). Kedua zat ini merupakan reaksi antara nitrogen dan oksigen di udara.

Di tempat-tempat dengan kepadatan lalu lintas tinggi, seperti di kota besar, jumlah nitrogen oksida yang dilepaskan ke udara akan menjadi polusi udara yang berbahaya.

Yang terparah, pencemaran udara oleh NOx dapat menyebabkan Peroxy Acetil Nitrates (PAN). Hal ini menyebabkan iritasi pada mata, sehingga indra penglihatan terasa pedih dan berair. Tak hanya manusia, dampak dari pencemaran ini juga bisa terjadi pada tanaman dan hewan.

Terkuaknya masalah emisi ini diketahui setelah adanya skandal kecurangan soal emisi bahan bakar yang dilakukan Volkswagen pada September 2015 lalu.

Kendaraan bermesin Diesel memang menjadi masalah tersendiri di kawasan Eropa. Oleh karena itu, masalah ini sangat diperhatikan.

"Banyak kendaraan Diesel yang dijual di Eropa, Cina, India, dan Amerika Serikat. Secara total ada lebih 8,8 juta kendaraan (Diesel) tercatat pada 2014," tulis ICCT.

No comments:

Post a Comment