Sunday, September 23, 2018

Jenis – Jenis Minyak Goreng dan Manfaatnya

Ada beberapa jenis minyak goreng yang sangat baik untuk digunakan memasak oleh kita. Sebenarnya berbagai jenis minyak goreng memiliki kelebihan dan kekurangan jika digunakan untuk memasak, akan tetapi tidak semua jenis minyak goreng dapat digunakan demikian dan juga yang lebih baik untuk dijadikan minyak goreng sehat untuk memasak tetap minyak goreng kelapa.

Dari kriteria minyak goreng murah yang biasa digunakan untuk memasak dan memiliki tipe yang baik dapat dilihat dari kandungan lemak jenuhnya yang berjumlah lebih sedikit bila dibandingkan dengan lemak tak jenuh yang ada pada beberapa komposisi minyak goreng tersebut. Pada saat digunakan untuk memasak, minyak goreng tersebut harus di bawah suhu tertentu agar dapat mengoksidasi dan memberikan hasil radikal bebas. 

Minyak Goreng
Dilansir dari Dunia Halal, berikut ini beberapa jenis minyak goreng yang sehat untuk memasak, diantaranya:

1. Minyak Goreng Kelapa
Jika Anda memiliki kebutuhan memasak dengan suhu yang sangat tinggi, penggunaan minyak goreng kelapa sangatlah tepat. Minyak goreng kelapa mengandung lemak jenuh yang tinggi, jadi jika Anda menggunakan memasak dalam kondisi suhu yang tinggi, penggunaan minyak goreng kelapa ini sangat tepat, minyak goreng kelapa akan menjadi padat pada suhu kamar.

Akan tetapi jika Anda menggunakan minyak goreng kelapa murni untuk memasak, tidak memerlukan suhu yang tinggi, karena minyak goreng kelapa murni tidak perlu digunakan untuk memasak saja sudah masuk dalam konsumsi kesehatan tubuh yang baik. Karena minyak goreng kelapa murni memiliki segudang fungsi untuk membuat tubuh kita menjadi lebih sehat.

2. Minyak Goreng Sayur
Minyak goreng sayur berasal dari tumbuhan ini tidak terlalu sehat, karena minyak goreng ini mengandung 62 % lemak tak jenuh ganda. Dengan demikian pada saat kita menggunakan minyak goreng sayur untuk memasak, maka panas akan mengoksidasi sangat cepat.

3. Minyak Goreng Canola
Minyak goreng canola ini memiliki kandungan 15 % lemak jenuh, lebih baik dari pada minyak goreng sayur. Minyak goreng canola dibuat dari ekstrak biji canola yang merupakan minyak goreng nabati. Minyak goreng ini cukup aman untuk kesehatan tubuh kita karena mengandung omega-3 yang cukup tinggi.

Minyak goreng canola ini juga dapat digunakan sebagai salad oil. Jika menggunakan minyak goreng canola untuk memasak, jangan menggunakan api dengan api besar, tapi gunakan dengan api yang kecil.

4. Minyak Goreng Zaitun
Jenis minyak goreng yang terakhir ini terbuat dari buah zaitun, untuk itu dinamakan sebagai minyak goreng zaitun. Minak zaitun ini dikenal sangat baik untuk kesehatan jantung karena mengandung kolestrok baik. Dengan menggunakan minyak goreng zaitun untuk memasak, gunakan suhu menengah saja.

Pilihan lain minyak goreng sesuai kebutuhan memasak adalah minyak goreng wijen, yang cukup populer digunakan di Indonesia. Minyak goreng ini memang jarang digunakan untuk menggoreng, namun lebih banyak dipakai untuk saus salad atau sebagai penambah cita rasa makanan.

5. Minyak Goreng Jagung
Minyak goreng yang terbuat dari perasan biji jagung ini cocok untuk menggoreng dengan cara lebih sehat, karena kandungan asam lemak tak jenuhnya lebih rendah sehinga baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Minyak goreng jagung juga memberikan rasa gurih dan renyah pada makanan, sehingga pas untuk gorengan.

6. Minyak Goreng Biji Bunga Matahari
Tidak hanya sehat dikonsumsi langsung, ternyata biji bunga matahari juga banyak mengandung asam lemak tak jenuh dan asam linoleat yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol. Meskipun belum terlalu populer untuk masakan, Anda bisa mendapatkan minyak goreng biji bunga matahari di supermarket terdekat atau di toko online DuniaHalal.com.

Apapun jenis minyak goreng yang digunakan, pastikan Anda tidak menggunakannya secara berulang kali. Terutama untuk menggoreng, setelah selesai sebaiknya langsung dibuang saja. Minyak goreng yang sudah dipakai akan menghasilkan lemak trans yang kurang baik bagi kesehatan, sehingga tidak disarankan dikonsumsi.

No comments:

Post a Comment